Langkah Langkah Mudah Membuat Resume

3 12 2010

Resume dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai ikhtisar atau ringkasan, resume di kenal juga dengan sebutan CV (curriculum vitae – dari bahasa latin yang bermakna kisah hidup (life story)). Jika anda sedang berniat melamar kerja sangat penting untuk memahami bagaimana “menjual diri” anda dengan sebaik mungkin.


Setiap negara memiliki berbagai persyaratan dan gaya penulisan resume, oleh karenanya perlu mengetahui bagaimana membuat CV yang sesuai dengan kultur dan negara dimana anda berniat melamar pekerjaan

Definisi Resume
Resume adalah dokumen promosi mengenai diri anda, hal-hal terbaik yang anda miliki dengan tujuan agar anda mendapat panggilan wawancara. Isi resume bukanlah sesuatu yang berisi tentang aplikasi yang anda kuasai, dokumen personalia pegawai, dan tentunya bukan tentang pengakuan dosa.

Apa yang sebaiknya harus ada dalam Resume?
Tentu isi resume bukan hanya mengenai pengalaman anda pada pekerjaan sebelumnya, tetapi lebih mengenai ANDA, bagaimana performa anda nanti dan apa kelebihan anda pada pekerjaan anda sebelumnya, sudah tentu sesuatu yang pastinya paling relevan dengan pekerjaan yang diincar saat ini. Resume yang baik berisi bagaimana cara anda menyikapi, langkah-langkah yang akan anda ingin lakukan pada pekerjaan yang anda incar nantinya.

Cara meningkatkan hasil Resume Anda?
Hilangkan segala sesuatu yang termasuk dan dimulai dengan sebuah tanggung jawab kemudian ganti dengan bagaimana cara “pintar” anda dalam menyelesaikan pekerjaan anda.

Kesalahan yang biasa dilakukan oleh Para Pencari Kerja!
Para pencari kerja biasanya melupakan Objektivitas mereka, tunjukkan insting TUJUAN anda karena cara ini akan menarik perhatian para pemilik usaha. Berikan target yang jelas, tetapi bukan merupakan batasan dari anda untuk lebih baik lagi.

Langkah awal menulis Resume
Putuskan sasaran/target pekerjaan , dimulai dengan 5 atau 6 kata. Apapun yang diluar dari hal itu kemungkinan besar akan membuat kesalahan dalam pembacaan dan mengindikasikan kekurangan dari kejelasan dan arah sasaran anda.

Kronoligis Resume
Urutan format Resume biasanya ditentukan oleh Perusahaan, dan pastikan anda mengikutinya. Jika anda mengubah isian jawaban pastikan hanya menggunakan format fungsional, pastikan format mengenai SKILL-ORIENTED / KEMAMPUAN YANG DIMILIKI bisa menunjukkan kelebihan yang anda miliki, dan tidak lupa untuk menujukkan kronologis riwayat pekerjaan anda dengan jelas.

Bagaimana jika Anda tidak mempunyai pengalaman sebelumnya
?
Usahakan anda memiliki pengalaman, setidaknya cari perusahaan yang sesuai yang tentunya mengijinkan anda untuk menjadi sukarelawan (bisa berupa pelatihan, kursus, dsb). Anda hanya membutuhkan laporan singkat, periode/ waktu yang anda habiskan dalam mengikuti pelatihan sebagai sukarelawan (sehari, seminggu atau sebulan) agar anda dianggap memiliki pengalaman bekerja dan tentunya menjadi bahan dalam mengisi Resume anda. Coba untuk mengingat pekerjaan yang pernah anda kerjakan sebelumnya dilengkapi dengan dokumen pendukung tentunya (sertifikat, dll).

Semoga artikel mengenai Bagaimana Menulis RESUME yang baikmemberi manfaat, Semoga berhasil..!!!

Part II : 10 langkah mudah membuat resume

1. Buat draft awal

Tulislah jabatan pekerjaan dan juga daily task anda di kantor. Baca lagi tulisan anda dan coba prioritaskan tanggung jawab anda di kantor sehari-harinya. Kira-kira jenis skill seperti apa yang anda butuhkan untuk menyelesaikan tanggung jawab tersebut? Adakah sesuatu yang anda lakukan pada masa jabatan anda sekarang yang membuat anda bangga? Bertanya pada diri sendiri membawa anda pada pembentukan frame of mind dengan kerangka CV/ Resume. Informasi yang anda butuhkan akan dengan sendirinya mengalir.

2. Pilih sebuah format
Setelah informasi yang dibutuhkan sudah lengkap, langkah selanjutnya adalah pengemasan informasi tersebut, yang bisa dipilih dari 3 jenis format standar, yaitu:

> The Chronological CV/ Resume: Bisa dikatakan standar industri, digunakan apabila pengalaman kerja anda stabil dengan setiap perpindahan kerja menandakan kemajuan dari sebelumnya. CV/ Resume tipe ini tidak disarankan bagi anda yang sering mengalami perpindahan pekerjaan atau pernah “tersedak tanggung jawab”.�

> The Functional CV/ Resume: “Bagi anda yang pernah mengalami pengangguran untuk waktu yang cukup lama, Functional CV/ Resume adalah pilihan yang tepat. Dalam CV ini tidak perlu menuliskan tanggal mulai kerja atau nama perusahaan, karena yang lebih dicari adalah skills dan responsibilities.”

> The Prioritised CV/ Resume: Format ini ditujukan bagi mereka yang tengah menjalani perubahan karir atau melamar pekerjaan yang sama sekali tidak berhubungan dengan bidangnya saat ini. Dalam penulisan, anda perlu memprioritaskan pengalaman kerja yang paling relevan dengan pekerjaan yang anda incar.

3. Susun CV/ Resume maksimum sebanyak 2 halaman
Tidak ada orang yang mau menghabiskan waktu membaca CV/ Resume yang panjang. Pasti membosankan.

4. Berhati-hati dengan content CV/ Resume Anda
Content CV/ Resume anda perlu disusun secara seksama, dengan pilihan kata dan gaya bahasa yang sesuai. Anggaplah CV/ Resume anda sebagai sejarah pengalaman kerja anda, dengan memberikan highlight pada kekuatan dan keahlian anda dalam problem-solving, contohnya “responsible” dan “achieved”.

5. Penekanan pada “isi” di atas “gaya”
CV/ Resume anda harus diketik agar lebih mudah dibaca. Lupakan font indah atau grand gesture lainnya. Fokus pada konteks isi CV/ Resume anda!

6. Personalized content
CV/ Resume anda sejatinya menggunakan gaya bahasa formal namun sopan, namun terkadang penambahan gaya bahasa personal yang tentunya lebih akrab akan memberikan nilai tambah bagi CV/ Resume anda.

7. Hindari gaya bahasa yang “melebih-lebihkan”
Anda mungkin termasuk seorang manajer yang brilian di perusahaan tempat anda bekerja saat ini. Namun ketika menyusun CV/ Resume lebih baik hindari penekanan yang berlebihan pada achievement anda. Adanya ungkapan “teamwork” dalam achievement anda cenderung lebih dihargai.

8. Cek dan cek lagi ejaan pada CV/ Resume Anda
Skill memang penting untuk dijabarkan dalam sebuah CV/ Resume, tapi kesalahan pada ejaan akan sangat menurunkan poin bahkan mungkin sampai pada penolakan. Anda bisa mengajak seorang teman untuk memastikan CV/ Resume anda bebas dari kesalahan pengejaan.

9. Beritahu orang yang akan menjadi referensi Anda
Ada baiknya orang yang akan menjadi referensi anda dikonfirmasi terlebih dulu bahwa anda masih/ akan menggunakan namanya.

10. Simpan dulu pernyataan tentang “harga” Anda
Pernyataan besar kecilnya gaji anda tidak perlu dikeluarkan kecuali memang ditanyakan langsung kepada anda. Perbedaan antara menyatakan gaji sebelum dan sesudah ditanyakan ikut mempengaruhi keputusan apakah anda layak diterima atau tidak.

 

Part III

@ Menulis resume bukanlah sekedar menulis ‘daftar riwayat hidup’. Menulis resume bertujuan untuk menciptakan ‘citra diri’, kesan pertama terhadap penulis di mata pembacanya. Jika resume Anda menghasilkan citra positif, maka Anda akan dipanggil untuk wawancara. Resume merupakan ‘iklan pribadi Anda’ untuk memasarkan diri Anda. Anda menulis kualitas terbaik Anda untuk membuat pembacanya terkesan sehingga ia ingin menemui Anda.
Menulis resume adalah menulis ‘brosur tentang diri Anda‘. Seseorang yang akan menulis ‘brosur produk’ harus benar-benar mengenal produknya. Jika ia tidak mengenal produk dengan baik maka ia tidak dapat menuliskan brosurnya. Jadi, Anda harus benar-benar mengenal diri Anda dengan baik untuk dapat menuliskan brosur diri Anda. Apa saja yang dapat Anda tawarkan dalam brosur diri Anda? Kemampuan atau prestasi ap yang paling berarti bagi sipenerima/pembaca resume?
Berikut langkah praktis dalam menulis resume: (1) Kumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang diri Anda. Atribut-atribut dan prestasi-prestasi berharga yang dapat diingat; (2) Buat daftar inventarisasi diri mencakup: (a) pendidikan; (b) bidang keahlian/keterampilan; (c) jabatan yang pernah dipegang; (d) ekstracurikuler; (e) kegiatan sosial; dan (f) cita-cita/angan-angan.(3) Tuliskan semua sekolah/pelatihan yang pernah diikuti: nama sekolah/pelatihan, tahun, kota/tempat sekolah, gelar/sertifikat yang diperoleh. Susunlah secara kronologis terbalik, pendidikan terakhir ditempatkan di urutan pertama.(4) Tuliskan apa yang dapat Anda kerjakan dengan baik. Misalnya, memotivasi orang, komputer microsoft office, dan sebagainya. (5) Tuliskan (kalau ada) apa yang Anda telah sumbangkan kepada dunia. Misalnya, sukarelawan kampanye untuk donor darah, sukarelawan untuk petolongan pasca bencana alam, panitia peringatan hari besar nasional, dan sebagainya. (6) Tuliskan apa yang Anda senang kerjakan. Misalnya, main gitar, memancing, karate, dan sebagainya. (7) Tuliskan apa yang Anda impikan untuk dikerjakan. Misalnya, bagaimana Anda akan menghabiskan hari libur Anda, dan sebagainya.
• Susunlah data diri Anda diatas agar dapat menyampaikan suatu pesan yang padu dan efektif.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.